Selamat Datang Di Sisa Perjalananku

Selamat Datang Di Sisa Perjalananku
Inilah mimpi-mimpiku yang tanpa batas. . .

Minggu, 28 Agustus 2011

Putih abu-abu

KENANGAN bersama
 putih abu-abu

                Aku nulis ni karna boring saat hari raya nyepi, dimana semua stasiun TV pada nampilin film semut arisan, radio semua di landa hujan deras, dan dunia FB sepi banget.

Namun baru bisa ku post sekarang J

            Nah mau cerita apa ya . . . yaudah aku mau cerita tentang masa-masa akhir aku di SMA yaitu di SMA N 1 Gianyar, tepatnya di jalan ratna no 1, Tegal Tugu Gianyar. Sekarang udah bulan maret dan itu berarti bulan depan yaitu tanggal 18 april 2011 tepat 1 bulan setelah ulang tahunku yang ke 17 aku mesti bertempur habis-habisan melawan UN.
            Bulan ini merupakan bulan yang paling ku tunggu-tunggu karena akhirnya di bulan ini aku bias berumur 17 tahun. Aku sedikit minder dengan teman-teman karena dalam angkatanku aku terbilang masih kecil, nie semua gara-gara pas TK aku cma 1 tahun karna udah di anggap bias gitu ama guru ku, alhasil aku SD pada usia 5 tahun (setahun lebih kecil disbanding teman-teman sekelasku).
 Ya… sudahlah aku berpikir mungkin ini suatu keberuntungan. Namun seperti biasa banyak temenku yang ngeledek setiap tau umurku sekarang belum 17 tahun (nasib-nasib!!!). dan yang paling penting tu pas  nanti hari ulang tahunku aku mau ngapain??? Masak buat acara ulang tahun (kayak anak SD aja hadeh -,-“), pernah terlintas di pikiranku sic buat acara kecil-kecilan dengan nraktir temen atau pergi ke tempat pemancingan bareng 1 kelas. Tapi gax  tau juga liat aja nanti aku mau ngapain he he.


            Nah . . . selayaknya anak kelas XII SMA tentunya aku juga punya masalah dengan pertanyaan “akan kemana aku ngelanjutin sekolah?” sebenarnya aku udah mulai berpikir dari kelas XI tapi tetap aja buntu, banyak PTN yang aku pikirkan seperti UNUD, UNDIKSA, UB, UNAIR, UGM,bahkan UI. Selain itu juga beberapa Universitas kedinasan juga gax luput dari pemikiranku seperti STAN, STIS, STPDN, dll. Namun aku belum bisa  menentukan secara pasti kemana kaki ini akan kulangkahkan dan prodi apa yang akan ku pilih kelak, ini semua selalu membuat aku pusing karena jika aku salah memilih maka seumur hidupku kelak akan menyesal karena ini adalah salah satu keputusan yang besar yang menentukan masa depanku.
            Mulai bulan januari aku udah mulai mencari informasi mengenai PMDK ke PTN-PTN yang aku minati tetapi informasi itu tidak kunjung ada, namun akhirnya informasi mengenai PMDK UNUD datang ke sekolahku, aku dan semua teman-temanku berduyun-duyun mendaftarkan diri mengikuti PMDK tersebut. Prodi yang aku pilih ialah “Kedokteran Umum”aku sedikit cemas karena nilaiku dibandingkan teman-teman yang lain yang mencari prodi yang sama. Namun dalam benakku ya… tak apalah yang penting kan berusaha dulu.
            Namun muncul kebijakan baru oleh pemerintah Indonesia, dimana PMDK untuk PTN boleh diadakan pada bulan JUNI. Mendengar hal itu banyak polemic yang muncul dari aku dan tentunya semua anakatanku karena kami berpikir berarti kami tidak bias mendapatkan sekolah sebelun SNMPTN. Belum lagi paket soal kamiyang bertambah menjadi 5 paket soal. Hal ini membuat kami was-was karena dari SD s.d. SMA anakatan kami selalu menjadi objek kelincipercobaan dinas pendidikan Indonesia.
                   Namun tetap saja aku kebingungan mencari PTN yang akan aku cari, lalu aku menetapkan akan mencari UGM dengan prodi yang sama dengan prodi yana aku pilih pada PMDK UNUD. Kenapa aku memilih prodi tersebut dikaranakan dari SD aku udah memiliki cita-cita ingin menjadi seorang dokter, bukan karena uang yang dihasilkannya tapi  lebih karena perannya yang mampu menolong orang lain. Namun semakin kesini, cita-citaku itu melai mendapatkan kendala mungkin dikarenakan kelalaianku sewaktu kelas XI sehingga nilaiku agax tidak memuaskan.   Akupun mulai memikirkan prodi apa lagi yang akan ku cari dan kujadikan cadangan apabila aku tidak memperoleh prodi yang aku cita-citakan.
            Banyak prodi yang terlintas dipikiranku mulai dari farmasi (karena aku melihat aku cukup senang dengan pelajaran kimia), lalu menjadi guru  fisika pun sempat terlintas. Lalu  aku mendengar salah satu temanku telah memperoleh sebuah universitas yang cukup bagus karena dulunya universitas itu adalah milik kedinasan (yang berarti setelah lulus akan langsung mendapatkan pekerjaan), universitas itu adalah IT TELKOM yang bergerak dibidang telemunikasi. Dia memperoleh universitas itu dengan mengikuti tes tertulis di bulan desember kalau tidak salah saat hari raya umanis kuningan, dan pengumumannya pun ia peroleh pada tanggal 30 desember. Aku merasa senang sekaligus iri terhadapnya apalagi prodi yang ia peroleh tidak tanggung-tanggung prodi tersebut adalah prodi yang paling susah dicari dan paling berpeluang mendapatkan pekerjaan.
            Lalu beberapa minggu kemudian ayahku juga telah mendengar informasi mengenai IT TELKOM tersebut dari atasannya yang mana atasannya tersebut adalah orang tua dari teman sekelasku ya sebut saja muklis nama temanku itu. Aku yang selama ini tidak tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan IT agak ragu untuk mencarinya mungkin karena aku belum mempunyai besik di bidang tersebut. Lalu tiba saat IT TELKOM datang kesekolahku dan menyosialisasikan mengenai universitas tersebut. Banyak temanku yang tertarik untuk mencarinya, hal tersebut kemudian membuatku tertarik untuk mencari universitas tersebut.
            Lalu setelah meminta persetujuan orang  tuaku dan tentunya uang sejumlah 300 ribu untuk mendaftar, aku mendaftarkan diriku secara online, untuk mencari IT TELKOM tersebut aku mengikuti jalur JPPAN-reguler dimana aku cukup mengirimkan foto copy rapot dan piagam-piagam yang aku miliki. Setelah sekitar 1 bulan aku mengirimkannya tanggal 24 februari 2011 tibalah pengumuman sapa saja yang lolos masuk ke universitas tersebut. Entah kenapa aku tidak begitu semangat untuk melihat pengumuman itu (mungkin karena aku mencarinya dengan setengah hati). Saat jam 18.00 wita aku masih malas ke warnet buat liat pengumumannya mungkin karena sedikit takut gak dapet hehe.
            Lalu terpikir di benakku, kenapa aku tidak melihatnya dengan menggunakan aplikasi internet yang ada di HP ku. Dan setelah aku membuka webnya. Aku mencari pengumuman kelulusan jalur JPPAN-reguler dan mengetik nomer pesertaku. Dan hal yang tidak kusangka-sangka namaku terukir dengan kata “LULUS S-1 Teknik Telemunikasi” serentak mataku terkesima lalu bergegas aku mengatakannya pada kedua orang tuaku,  aku masih tidak percaya dengan hal tersebut lalu aku bergegas ke warnet walau saat itu hujan deras menerpa badanku yang tertutupi oleh jas hujan. Sesampainya di sana aku mencari wab IT TELKOM dan ternyata aku benar-benar dinyatakan lulus.
Smd.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar